Print

   

    Alokasi pupuk bersubsidi di Kabupaten Pamekasan tahun 2020 dipangkas hingga sekitar 50 persen. Pemangkasan alokasi pupuk bersubsidi itu tertuang pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan RI) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Bersubsidi.

     Menurut Kasi. Pupuk, Pestisida, Alat dan Mesin Pertanian, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Pamekasan, Raden Deddy Dwi Yudha Bakti, SE menjelaskan bahwa Pada Tahun 2019 Alokasi pupuk bersubsidi jenis urea sebanyak 21.873 ton, terdiri dari jenis pupuk ZA sebanyak 7.690 ton, pupuk SP 36 sebanyak 5.597 ton, pupuk.NPK sebanyak 5.467 ton dan pupuk organik sebanyak 2.635 ton. Namun alokasi jatah pupuk pada Tahun 2020, pupuk urea menjadi 13.736 ton, pupuk ZA menjadi 2.885 ton, pupuk SP 36 menjadi 2.372 ton, pupuk NPK menjadi 3.773 ton dan pupuk organik menjadi 524 ton. Jadi terdapat pemangkasan hampir     50 % pada tahun 2020.

    Penetapan alokasi pupuk bersubsidi tahun 2020, sangat jauh dari pengajuan Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok ( E RDKK) pupuk bersubsidi Kabupaten Pamekasan. Dalam E RDKK itu, kebutuhan pupuk bersubsidi tahun ini di Pamekasan untuk jenis urea sekitar 39 ribu ton, SP 36 44 ribu ton, ZA 54 ribu ton, NPK 47 ribu ton dan organik 44 ribu ton. Pemotongan alokasi pupuk bersubsidi ini, tidak hanya terjadi di Pamekasan saja. Melainkan, juga terjadi secara Nasional di seluruh Indonesia.

     Dijelaskan bahwa jumlah sebanyak itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan dari  1.019 Kelompok Tani (Poktan), dengan jumlah petani sebanyak 137.495 dan dengan luas tanam 206 ribu hektare lebih yang tersebar di 13 kecamatan berbeda di wilayah Kabupaten Pamekasan.

    Alternatif untuk mengantisipasi pengurangan alokasi pupuk kimia bersubsidi. Substitusinya, adalah mengoptimalkan pemanfaatan pupuk organik atau pupuk kandang yang sudah banyak diolah oleh masing-masing kelompok tani. Akan tetapi jika tetap tidak ada perubahan maka petani terpaksa harus beralih ke pupuk non subsidi yang harganya jelas lebih mahal. (Sumber : Admin diolah dari berbagai sumber)

Details: | Hits: 1203