Copyright 2018 - DISTANPHP KAB. PAMEKASAN Email : distanphp@gmail.com

Pada hari Jum’at Tanggal 09 Maret 2018 dilaksanakan Panen Raya Padi (Varietas Inpago 9) dengan sistem tanam Jajar Legowo (Jarwo) seluas 0,4 hektar di lahan kering milik Poktan Sri Agung Mandiri Dusun Berkong Timur Desa Kertagena Tengah, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan.

Acara panen raya padi dihadiri oleh Wakil Bupati Pamekasan Khalil Asy`ari bersama Forkopimda yaitu  Dandim 0826/Pamekasan letkol Inf. Nuryanto, Ketua DPRD Pamekasan Halili Yasin, Kompol T Harahap, Kasi intel Soegeng Prakoso SH, Kepala Pengadilan Negeri Pamekasan Wadji Pramono SH. MH, Muspika Kecamatan Kadur, Danpos Ramil Kadur Serma M. Suaidi, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Pamekasan Ir. Isye Windarti, Seluruh Danramil se Kabupaten Pamekasan, Mantri Tani Supandri ST, Kades Kertagena Tengah M. Suto dan Ketua Kelompok Tani Sri Agung Mandiri M. Zainullah serta warga setempat. Kegiatan panen raya ini berlangsung sejak pukul 09.00 hingga selesai.

Dandim 0826/Pamekasan letkol Inf. Nuryanto dalam sambutannya mengatakan bahwa awal Kegiatan tanam serentak tiga bulan yang lalu melaksanakannya di wilayah Kecamatan Proppo dan diakhiri panen raya di daerah Kecamatan Kadur. "Sebagian di wilayah Kecamatan lain sudah mulai banyak yang panen, saya harap para Babinsa berperan aktif untuk mendampingi panen para petani," katanya. "Tujuan dari kegiatan ini untuk memenuhi Program Pemerintah yaitu ketahanan pangan karena kalau sampai Pemerintah mendatangkan beras dari luar negeri maka jatuhlah martabat bangsa kita dan apabila beras luar negeri masuk ke negara kita maka harga padi dalam negeri akan jatuh harganya," tambah Nuryanto.

Sementara Wakil Bupati Pamekasan Khalil Asy`ari dalam sambutannya mengatakan bahwa panen raya padi ini merupakan nikmat besar yang diberikan oleh Allah yang maha kuasa. "Di ibaratkan Padi yang kita tanam hanya satu butir padi dan hasilnya melimpah ruah, tanaman padi yang kita tanam ini tujuannya untuk tercapainya ketahanan pangan negara dan kita juga menjaga harga diri Bangsa karena selama ini kita masih mengimpor beras dari luar negeri, Menurutnya Bangsa kita ini adalah bangsa yang besar, namun sangat disayangkan kalau beras masih mendatangkan dari luar negeri.” tuturnya. "Kami berharap dari hasil panen raya padi ini ada sebagian hasil panen petani yang di jual kepada Pemerintah demi terciptanya Swasembada Pangan seperti yang kita harapkan,".

Selanjutnya Wakil Bupati Pamekasan Khalil Asy’ari didampingi Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Inf Nuryanto berserta Forkompida menuju lahan sawah yang tengah disiapkan alat mesin pertanian (Alsintan) untuk memanen padi. Alsintan “combine harvester” tersebut berjalan dikendarai Wabup Khalil secara otomatis memanen padi yang sudah kering.

Diketahui, panen raya ini dipantau langsung oleh kementerian Pertanian Republik Indonesia. Kedatangan tim Penanggung jawab Kementerian Pertanian yang bertugas di wilayah Korem 084 tersebut sengaja hadir ke bawah untuk memastikan terhadap pemanfaatan bantuan Alsintan yang diluncurkan pemerintah pusat.

(Sumber : Suara Jatim Post dan Humas Setda Kab. Pamekasan)