Copyright 2020 - Custom text here
  • WBK

  • Hari Batik

  • Hari Santri

  • Prisma

  • HUT Kabupaten Pamekasan

 

Pada hari Selasa Tanggal 14 Januari 2020 bertempat di ruangan pertemuan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Pamekasan telah dilaksanakan acara Pisah Kenal Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan dari Bapak Masrukin, S.Sos, M.Si  dengan Bapak Ir. Bambang Prayogi, MM.

Pisah Kenal ini dilaksanakan setelah sehari sebelumnya  telah  dilaksanakan acara Sertijab pada Hari Senin Tanggal 13 Januari 2020 bertempat di ruangan pertemuan Ambeg Paramarta Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan yang di saksikan langsung oleh Bapak Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan Ir. Totok Hartono, M.A.

Penetapan Plt ini sesuai dengan Surat Bupati Pamekasan Nomor : 821/28/432.403/2020 Tanggal 8 Januari 2020 perihal Penunjukkan Surat Perintah Pelaksana Tugas Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Pamekasan atas nama Ir. Bambang Prayogi, MM yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pamekasan Terhitung mulai tanggal 09 Januari 2020 sampai dengan paling lama 3 (tiga) bulan / 08 April 2020.

Pada Hari Selasa Tanggal 07 Januari 2020 bertempat di Halaman Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Pamekasan, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pamekasan meninjau dan memanen bersama tanaman Sayuran hasil display produk kegiatan Obor Pangan Lestari (OPAL) didambingi oleh Plt. Kepala Distanphp Masrukin, S.Sos, M.Si beserta staf, peninjauan ini dilaksanakan setelah Kegiatan Rapat Kerja Data Serapan  Anggaran APBD Distanphp Tahun 2019.

Obor Pangan Lestari yang selanjutnya disebut OPAL adalah satu program diseminasi yang sedang digencarkan oleh Kementerian Pertanian. Kegiatan promosi ini meliputi penganekaragaman pangan dalam rangka pemenuhan gizi masyarakat oleh Unit Kerja Eselon I lingkup Kementerian Pertanian, Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Kementerian Pertanian dan Dinas Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam hal ini Kabupaten Pamekasan yang dipilih adalah Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebuan (DISTANPHP) yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pertanian dan/atau pangan, sebagai sarana percontohan untuk masayarakat dalam memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi. Program ini tertuang dalam Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia (Permentan) nomor 10 tahun 2019 tentang OPAL.

 

TUJUAN OPAL :

  1. Pemanfaatan lahan perkantoran untuk penyediaan pangan dan gizi
  2. Sebagai sarana percontohan untuk masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi dan
  3. Sebagai upaya promosi penganekaragaman konsumsi pangan dalam rangka pemenuhan gizi masyarakat.

SASARAN OPAL :

Terlaksananya OPAL di seluruh Unit Kerja Eselon I lingkup Kementerian Pertanian, Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Kementerian Pertanian dan Dinas Provinsi dan Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pertanian dan/atau pangan.

Berdasarkan hal tersebut diatas maka dalam kawasan pekarangan perkantoran Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebuan (DISTANPHP) telah di bangun percontohan / sarana pembelajaran untuk mengimplementasikan Permentan tersebut. Display ini akan menjadi show windows yang sangat strategis karena secara fungsional mewakili peran Kementerian Pertanian di daerah dan untuk kepentingan daerah terhadap akses inovasi teknologi pertanian. Hal ini merupakan salah satu mekanisme dan metode proses diseminasi yang tepat dan sesuai kebutuhan pengguna untuk melihat langsung keunggulan dari inovasi teknologi tersebut.

Tujuan akhir kegiatan OPAL Distanphp Tahun 2019 adalah untuk mewujudkan OPAL menjadi show window pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi keluarga bagi masyarakat. (SYAIFURRAHMAN, SP,MMA Kasi. Produksi Hortikultura Distanphp Kab Pamekasan)

        Pada hari Rabu tanggal 12 Desember 2019 Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar rapat koordinasi nasional (Rakornas) dengan tema mewujudkan pertanian maju, mandiri, dan modern sebagai langkah persiapan pembangunan pertanian untuk tahun 2020 di Gedung Auditorium Kementerian Pertanian Jakarta. Rakornas ini antara lain dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto, Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin dan Duta Besar Selandia Baru, H.E. Jonathan Austin dan Seluruh Kepala Dinas Pertanian se Indonesia termasuk dari Distanphp Kabupaten Pamekasan.

           Menurut Mentan Syahrul Yasin Limpo, kemajuan di sektor pertanian baru bisa dicapai jika kementerian dan lembaga lain juga turut serta dalam kolaborasi penguatan gerakan kedaulatan pangan. Syahrul menjelaskan pemerintah melalui Kementerian Pertanian sudah mencanangkan gerakan maju dan mandiri pangan ini melalui program Gerakan Tiga Kali Ekspor (Geratieks) dan pembentukan kelembagaan Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostratani).
"Kami punya kostratani yang mendekatkan teknologi artificial intelligence dengan pertanian. Kini Kostratani ada di kecamatan dan menggunakan online system,"

Berikut ini slide arahan yang disampaikan oleh Mentan Syahrul Yasin Limpo :

 

       

       Pada hari Rabu tanggal 4 Desember 2019 bertempat di Ruang Pertemuan Hotel Cahaya Berlian Kabupaten Pamekasan, dilaksanakan Kegiatan Pengadaan / Pengembangan Aplikasi Pengumpulan Data Statistik Pertanian Tahun 2019. Acara ini diikuti oleh Mantri Tani se Kecamatan Kabupaten Pamekasan, Kordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan, Kordinator Penyuluh Pertanian Kabupaten dan Pejabat Struktural pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Pamekasan.

     

        Acara ini dibuka langsung pada jam 13.00 Wib oleh Bapak Masrukin S.Sos., M.Si Selaku Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Pamekasan. Adapun Pemateri di sampaikan oleh Akhmad Muzakki, SP selaku Kasi. Produksi Tanaman Pangan dan Bapak ZAINOLLAH EFFENDY, M.Kom selaku Penyedia Aplikasi Data Statistik Pertanian.

      Diharapkan nantinya dengan adanya Aplikasi Pengumpulan Data Statistik Pertanian berbasis Android atau Mobile Dekstop ini dapat memndukung program pemerintah di Sektor Pertanian di Era Revolusi Industri 4.0., Adapun manfaat kepada penyuluh adalah untuk mempermudah tugas pelaporan data pertanian  secara akurat, real time dan akuntabel. Sedangkan bagi masyarakat khususnya petani Kabupaten Pamekasan adalah untuk mengetahui perkembangan produksi pertanian di wilayahnya dan daerah lain untuk sebagai perbandingan demi meningkatkan produksi pertanian. (Sumber : Admin)