Copyright 2018 - DISTANPHP KAB. PAMEKASAN Email : distanphp@gmail.com
  • Hari Jadi Pamekasan 487

  • DFAT AUSTRALIA 2018

  • Ketahanan Pangan Kodim 0826

  • Field Trip Sekolah Lapang Petani Tembakau

  • HUT R! 73 Tahun

  • DISTANPHP

  • Panen Raya Padi 2018

  • ASIAN GAMES 18TH

Pada Hari Rabu tanggal 02 Mei 2018 Kodim 0826 Pamekasan menyelenggarakan kegiatan “ PEMBINAAN KETAHANAN PANGAN ” bersama Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Pamekasan bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian DISTANPHP Desa Sumedangan Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.

Tujuan diadakan Kegiatan tersebut adalah untuk melakukan pembinaan ketahanan pangan kepada segenap prajurit TNI AD khususnya yang bertugas pada Kodim 0826 Pamekasan, dan Penyuluh Pertanian serta Mantri TANI se kabupaten Pamekasan agar siap untuk mendukung pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan sebagai pilar perekonomian bangsa dengan memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia di wilayah masing-masing. Kegiatan tersebut diikuti oleh total 217 peserta, diantaranya Para Mantri Tani dan Penyuluhan Pertanian dari 13 Kecamatan wilayah Pamekasan serta Babinsa Jajaran Kodim setempat.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Mayor Arh. Iwan Apwan Pasi Wanwil Staf Teritorial Korem 084/BJ, Bapak Achmad Muzaki, S.P selaku Kasi Produksi Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Pamekasan serta Para Danramil Jajaran Kodim 0826/Pamekasan.

Mayor Arh. Iwan Apwan Pasi Wanwil Staf Teritorial Korem 084/BJ menyampaikan bahwa pangan merupakan komoditas yang sangat penting dan strategis bagi Bangsa Indonesia mengingat pangan adalah kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi oleh Pemerintah dan masyarkarat, dan juga dikatakan bahwa “Berbagai upaya telah diprogramkan dan dilakukan oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, serta berbagai pihak pelaku pertanian namun akibat dampak perubahan iklim atau pemanasan global yang berkepanjangan, ditambah dengan makin tingginya tingkat kebutuhan pangan dan semakin terbatasannya lahan pertanian yang semakin sempit disertai dengan bencana alam menyebabkan terganggunya produktifitas pangan nasional, sehingga mendorong pemerintah guna melaksanakan perubahan paradigma kebijakan pembangunan nasional di bidang pertanian yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan”. ditambahkan kemudian “Tugas TNI sesuai Undang-undang Nomor 34 tahun 2004 Pasal 7 ayat (2) Point b Operasi Militer Selain Perang Sub Point 9, Membantu tugas Pemerintahan di Daerah, melalui fungsi utama pembinaan teritorial penyelenggaraan upaya dan usaha membantu memenuhi pangan sebagai kebutuhan pokok masyarakat bersama-sama dengan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah serta berbagai pihak pelaku pertanian untuk dapat tercapainya ketahanan pangan,”.

Kasi Produksi Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Pamekasan Achmad Muzaki, S.P menyampaikan, Keberhasilan Dalam Budidaya Tanaman Pangan  ditentukan oleh 4 Faktor :

  1. Manusia :
    1. Petani dan Keluarganya harus mempunyai ILMU tentang GAP (Good Agricultural Practices) Praktek budidaya yang baik
    2. PPL atau Mantri Tani : Petugan Lapangan yang senantiasa mendampingi dan mengajarkan GAP atau Inovasi baru dalam budidaya kepada petani dan keluarganya
    3. TNI MoU antara Mennteri Pertanian dan KASAD Permentan RI No. 14 tahun 2015 ttg Pedoman Pengawalan dan Pendampingan Terpadu Penyuluh, Mahasiswa, dan Bintara Pembina Desa dalam Rangka Upaya Khusus Penigkatan Produksi Padi, Jagung dan Kedelai.
  2. Tanah / Lahan : Tanah Komposisi Unsur Tanah Pertanian yang baik (ketebalan lapisan 30 cm atau lapisan olah) :
    1. 45 % Unsur Mineral : Unsur hara esensial yang dibutuhkan tanaman : Unsur Makro : Carbon (C), Oksigen (O), Hidrogen (H), Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Calsium (Ca), Magnesium (Mg), Sulfur (S) Unsur Mikro : Besi (Fe), Borium (Bo), Mangan (Mn), Tembaga (Cu), Seng (Ze) Molibdenum (Mo), Khlor (Cl),
    2. 5 % Benda Organik : sisa tanaman atau hewan yang mati (Rekomendasi dari BPTP 2 ton per Ha),
    3. 25 % Air (tanpa air tanaman akan mati),
    4. 25 % Udara untuk pernafasan akar
  3. Tanaman Sehat
    1. Benih : bersertifikat, varietas unggul
    2. Persemaian
    3. Penanaman
    4. Pemeliharaan : Pemupukan, Pengairan, Penyianga
  4. Mahluk Hidup Lainnya : Ada hama penyakit dan musuh alami Contoh : Tikus X Ular

Setelah kegiatan pengarahan/teori pembinaan ketahanan pangan, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan Praktek yang dilakukan pada 2 (dua) lokasi :

1. Praktek Menanam Padi di persawahan dalam bentuk model/demplot/pilot projek Tanaman Padi Kodim 0826/Pamekasan bertempat di Lahan Balai Penyuluhan Pertanian          Desa Sumedangan Kecamatan Pademawu.

2. Praktek menanam Tanaman Hortikultura (Cabai) bertempat di Lahan Makodim 0826/Pamekasan.

Sumber(diolah dari berbagai sumber, post admin 4121)