Copyright 2017 - DISTANPHP KAB. PAMEKASAN Email : distanphp@gmail.com
  • Hari Jadi Pamekasan 487

  • Hari Jadi Provinsi Jawa Timur 72

  • Kartu Tani

  • Field Trip Sekolah Lapang Petani Tembakau

  • Dirgahayu TNI ke 72

  • DISTANPHP

  • Kegiatan Kunjungan Darma Wisata TK Nurul Hikmah

  • Panen Aneka Sayuran

 

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sangat yakin betul produksi pangan makin meningkat seiring pengangkatan CPNS Penyuluh Pertanian yang berasal dari Tenaga Harian Lepas TB Penyuluh Pertanian (THL-TBPP).

“Ini adalah semangat baru dan luar biasa. Makanya kami sangat yakin, dengan diangkatnya PPL ini menjadi CPNS Penyuluh Pertanian, pasti produksi lebih meningkat lagi,” kata Amran Sulaiman usai melepas CPNS Penyuluh Pertanian di Jakarta Selatan, Selasa (12/9/2017).

THL-TBPP, terang Amran sangat penting perannya karena diarahkan untuk melaksanakan tugas pendampingan kepada pelaku utama dalam mengembangkan agribisnis dan membantu Penyuluh Pertanian PNS sesuai dengan programa penyuluhan kecamatan dan program penyuluhan pertanian desa.

Oleh karena itu, selain meningkatkan produksi, Mentan Amran berharap CPNS lebih produktif meningkatkan kualitas, mengendalikan hama hingga melihat potensi-potensi air supaya bisa memenuhi kebutuhan air seperti di musim kekeringan saat ini. “Yang jelas bagaimana melakukan yang terbaik untuk petani-petani Indonesia,” ujarnya.

Soal pengawasan kinerja Penyuluh Pertanian di lapangan, menurut Amran, pihaknya terus melakukan pemantauan walaupun jauh dari ibukota Jakarta. “Kita akan pantau melalui online dengan PPL se Indonesia,” paparnya.

Dijelaskan Amran, pengangkatan CPNS PPL yang berasal dari Tenaga Harian Lepas TB Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) ini merupakan ‘pasukan’ yang sangat tangguh di lapangan dan sudah memiliki pengalaman yang panjang. “Dia adalah pasukan terdepan Kementerian Pertanian, dia penentu produksi, dia menentukan bagaimana kondisi lapangan, bagiamana pendampingan dilakukan,” pungkas Amran.

Seperti diketahui, PPL yang diangkat menjadi CPNS tahun ini sekitar 6.000 orang yang berusia 35 tahun. Namun yang ikut dilepas secara simbolik sekitar 300 orang. "Ini peserta 300 orang CPNS Penyuluh Pertanian perwakilan dari 143 kabupaten/kota dan 34 provinsi di seluruh Indonesia," tambah Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPPSDM) Kementan Momon Rusmono. (@ri_12)